We always provide unforgettable service and memorable trip in your traveling

Candi Gedongsongo

Candi Gedongsongo terletak di lereng gunung Ungaran, tepatnya di desa Candi, kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Komplek candi Gedongsongo dibangun pada awal abad ke-9 Masehi oleh dinasti Sanjaya. Nama Gedongsongo berasal dari bahasa Jawa, Gedong yang berarti bangunan, Songo berarti angka sembilan. Kata Gedongsongo artinya sembilan bangunan candi.

Lokasi candi Gedongsongo tersebar di lereng Gunung Ungaran sisi selatan dan dihiasi pemandangan alam pegunungan. Terdapat hutan pinus yang tertata rapi dan juga sumber mata air yang mengandung belerang. Candi Gedongsongo memiliki persamaan dengan komplek candi Arjuna, Dieng - Wonosobo. Sebuah kelompok candi yang terletak pada ketinggian sekitar 1.200 meter diatas permukaan laut dengan suhu udara yang sejuk.

Untuk menuju ke candi Gedong satu, harus berjalan sejauh 200 meter melalui jalan setapak. Dapat pula memanfaatkan jasa menunggang kuda untuk berwisata dan mengelilingi obyek wisata candi Gedongsongo secara keseluruhan. Seorang Arkeolog bernama Loten, menemukan kompleks candi Gedongsongo pada tahun 1740. Kemudian tahun 1804, Raffles mencatat komplek tersebut dengan nama Gedong Pitoe, karena saat itu hanya ditemukan tujuh buah  bangunan candi saja. Van Braam membuat publikasi pada tahun 1925 dan selanjutnya Friederich dan Hoopermans membuat catatan tentang candi Gedongsongo tahun 1865. Pada tahun 1908 Van Stein Callenfels melakukan penelitian terhadap komplek candi Gedongsongo dan Knebel melakukan inventarisasi pada tahun 1910. Saat ini kondisi candi Gedongsongo kokoh dan menjadi sebagai salah satu destinasi tujuan wisata di Jawa Tengah.