We always provide unforgettable service and memorable trip in your traveling

Candi Borobudur

Borobudur adalah candi Buddha terbesar di Asia Tenggara dan merupakan peninggalan dinasti Syailendra abad ke-8 Masehi. Candi Borobudur terlihat besar, kokoh dan unik, sehingga menarik perhatian masyarakat seluruh dunia untuk berkunjung. Sebuah peninggalan monument agama Buddha dan menjadi salah satu dari bangunan keajaiban dunia. Candi Borobudur tidak luput dari misteri dari cara membuatnya, misteri ini banyak melahirkan pendapat yang spekulatif dan kontroversi.

Candi Borobudur mempunyai struktur bangunan dasar punden-berundak. Mempunyai 6 pelataran berbentuk persegi, 3 pelataran berbentuk melingkar dan sebuah stupa utama sebagai puncak paling atas. Selain itu, terdapat banyak stupa di pelataran bangunan candi. Borobudur berada diatas bukit Menoreh, sebuah deretan bukit memanjang dengan arah barat daya dan timur tenggara. Candi Borobudur mempunyai ukuran panjang 123 meter, lebar 123 meter dan tinggi 34.5 meter bila diukur dari permukaan tanah. Candi Borobudur terlihat cukup komplek bila dilihat dari konstruksi bangunan, mempunyai 10 tingkat lantai dimana tingkat 1 hingga tingkat 6 berbentuk persegi dan sisanya berbentuk bundar. Dinding candi dipenuhi oleh pahatan relief sebanyak 1.460 panel dan mempunyai 504 arca yang melengkapi bangunan struktur candi.

Material Pembangunan Candi
Tanah yang berfungsi sebagai pondasi candi Borobudur terbagi menjadi 2 bagian, yaitu: tanah urug dan tanah asli bukit Menoreh. Tanah urug adalah tanah yang memang sengaja dibuat untuk tujuan pembangunan candi Borobudur yang disesuaikan dengan bentuk bangunan candi. Tanah urug ditambahkan diatas tanah asli sebagai pembentuk morfologi bangunan candi. Tanah urug tersebut sudah disiapkan untuk pembangunan candi Borobudur dan bukan merupakan hasil pekerjaan restorasi. Ketebalan tanah urug ini tidak sama meskipun terletak di lantai yang sama, yaitu dengan ketebalan antara 0.5 hingga 8.5 meter. Sususnan batu candi Borobudur berjenis andesite dengan porositas tinggi, dengan kadar pori pori antara 32% hingga 46%, dan antara lubang pori satu dengan yang lain tidak saling berhubungan.