We always provide unforgettable service and memorable trip in your traveling

Museum Propinsi

Museum Bali merupakan salah satu gedung tua yang masih utuh hingga saat ini. Terletak di pusat kota Denpasar, tepatnya di sebelah timur lapangan Puputan Badung dan bersebelahan dengan Pura Agung Jagat Natha. Bentuk bangunan museum Bali adalah memanjang dari utara ke selatan dan terbagi menjadi dua bagian. Museum Bali adalah tempat penyimpanan benda sejarah peningggalan masa lampau dan etnografi. Bentuk bangunannya adalah perpaduan struktur fisik, terdapat koleksi benda benda etnografi diantaranya: peralatan dan perlengkapan kebutuhan hidup manusia, keagamaan, kesenian, bahasa tulisan yang mencerminkan kehidupan dan perkembangan budaya Bali.

Koleksi Museum Bali telah diregisterasi sebanyak 10.506 buah, termasuk naskah dan salinan lontar. Semua jenis koleksi didapatkan dari masyarakat, toko kesenian, hadiah ataupun titipan. Beberapa kelompok koleksi yang tersimpan diantaranya koleksi stupa dengan materai yang berjumlah ratusan buah uang kepeng, keramik asing (Eropa, Cina) dan porselin dari Cina, Jepang dan Siam. Bangunan museum Bali berdasarkan konsep Tri Mandala yaitu: nista mandala, madya mandala dan utama mandala.

Ruang utama mandala mempunyai tiga gedung, yaitu:

  • Gedung Tabanan, Paviliun dengan arsitektur khas Tabanan, tersimpan beberapa benda purbakala, seperti: benda kesenian, aksesori, peralatan rumah tangga, peralatan upacara, dan beberapa macam senjata tradisional.
  • Gedung Buleleng, Gedung dengan arsitektur gaya Bali Utara dan menyimpan perlengkapan alat rumah tangga, peralatan kerajinan, alat pertanian dan nelayan, peralatan hiburan, patung primitif dari tanah liat dan batu.
  • Gedung Karangasem, Gedung dengan arsitektur gaya Bali Timur yang menyimpan benda-benda prasejarah, arkeologi, etnografi, seni rupa serta beberapa lukisan modern.